Suatu hari seorang anak berumur 3 tahun sedang bermain di
sebuah taman bermain dekat rumahnya. Sang Ibu mengawasinya dari kejauhan.
Ketika sedang asik bermain, seekor anjing yang lebih besar darinya tiba-tiba
mendekatinya. Sontak si anak kaget dan menangis ketakutan. Sambil menangis,
secara refleks ia melipat tangannya dan menutup matanya berdoa, "Tuhan,
berkati makanan dan minuman ini.". Sang Ibu yang sudah menyadari
kedatangan anjing tersebut dari awal kemudian mendekati anaknya yang ketakutan
sambil tertawa tergelitik. Pasalnya, baru doa itu saja yang ia pelajari.
Sehingga doa itulah yang dikatakannya saat ia ketakutan dan minta tolong.
Seringkali di saat terdesak dan ada dalam masalah pelik,
kita mendadak menjadi berdoa dengan lebih sungguh-sungguh. Memang wajar dan
tidak ada salahnya. Tapi yang salah adalah ketika kita _hanya_ mencari Tuhan
saat kita terdesak dan terhimpit masalah.
Sebagai anak seorang ahli pewaris janji Kerajaan Sorga, kita
memiliki fasilitas khusus untuk dapat berkomunikasi 24/7 dengan Bapa kita di
Sorga. Namun banyak diri kita hanya menggunakan fasilitas ini seperti kita
menelepon 911 saat ada dalam keadaan darurat.
Tuhan rindu agar kehidupan kita selalu terkoneksi dan
terhubung dengan rencana dan kehendakNya. Sehingga kita tidak perlu memakai
kekuatan kita sendiri untuk menyelesaikan semua masalah kita. Karena semua
peristiwa hidup yang kita alami sudah dirancangkan Tuhan, dan Ia pasti sudah
menyiapkan jalan keluar yang terbaik bagi kita. Dan semua yang diizinkan Tuhan
terjadi membawa kita semakin dekat kepada janjiNya.
DOA ADALAH CARA KITA TETAP TERKONEKSI DENGAN KERAJAAN SORGA.
No comments:
Post a Comment